Oleh: smitdev | September 20, 2007

Tip Mengoptimalkan Website di Search Engine (Bagian 2: Persiapan)

Benahi website Anda ! Apapun teknik dan trik optimasi search engine / SEO (Search Engine Optimization) yang Anda gunakan, semua tidak akan banyak membantu jika website Anda masih “bermasalah”. Ibarat ikut lomba balap, pastikan website Anda sudah fit dan lolos kualifikasi peserta lomba.

Saat ini banyak tersedia tool dan aplikasi pengembangan web yang siap membantu Anda menciptakan sebuah website secara mudah dan cepat. CMS juga sudah lazim digunakan untuk membangun website dengan fungsionalitas tertentu secara instan. Permasalahannya, tidak semua tool dan CMS yang bertebaran di internet mampu mendukung aspek SEO. Ya, sulit memang, kita harus memperhatikan aspek fungsionalitas website, kemudahan, kecepatan, sekaligus tetap memikirkan aspek SEO-nya.

Membuat website yang benar-benar sempurna memang sangat sulit dicapai. Namun, ada beberapa hal dasar yang perlu diperhatikan dalam merancang sebuah website agar dianggap layak tayang di search engine dan mampu bersaing di dunia maya.

1. Bagian HEAD Halaman Web

Berikut adalah elemen-elemen penting di bagian HEAD yang harus Anda perhatikan dalam merancang sebuah halaman web yang optimal :

TITLE

TITLE adalah judul website. Judul website dicantumkan di antara tag TITLE. Tag TITLE berada di antara bagian HEAD halaman web.
  • TITLE memiliki kontribusi yang sangat besar pada urutan hasil pencarian search engine.
  • Jangan biarkan website Anda tanpa TITLE, jangan asal pasrah dengan pemberian TITLE otomatis oleh software pengembangan website Anda, namun juga jangan berlebihan dengan TITLE Anda.
  • Seperti sebuah judul buku, usahakan TITLE Anda tuliskan secara ringkas namun mampu mencerminkan isi halaman web Anda. Pilih kata kata paling penting pada halaman web Anda, dan susun menjadi kalimat yang informatif.
  • Buat TITLE yang search engine friendly. Usahakan panjang TITLE Anda maksimal 60 karakter, karena jika terlalu panjang sebagian search engine akan mengabaikan apapun yang Anda tuliskan setelah 60 karakter.

META Tag

META adalah tag pada bagian HEAD halaman web, yang difungsikan untuk membantu search engine dalam memahami halaman web Anda. Susunan tag META diikuti NAME=”jenis meta” dan CONTENT=”isi meta”. Ada beberapa jenis tag META yang dapat dicantumkan pada halaman web, namun hanya sedikit yang bisa diharapkan dalam mengoptimalkan website di search engine. Meskipun META awalnya sangat berpengaruh besar dalam membantu search engine generasi awal, namun dewasa ini sebagian besar search engine modern sudah mulai mengabaikan META dan lebih memperhatikan apa yang ada di dalam halaman web Anda.
  • META description : digunakan untuk mendeskripsikan isi halaman web. Bagian ini akan ditampilkan search engine bersama TITLE pada halaman hasil pencarian. Ada salah anggapan bahwa META description dapat memompa ranking situs di search engine, sehingga lazimnya pembuat website berusaha mengetikkan informasi sebanyak-banyaknya agar dapat disambar search engine ketika seseorang mengetikkan keyword terkait. Ingat, search engine saat ini lebih memperhatikan kesesuaian antara TITLE, META, dan seluruh informasi di dalam halaman web Anda. Usahakan panjang META ini search engine friendly, sebagian menyarankan 150 karakter, sebagian 120 karakter, karena hanya sepanjang karakter inilah informasi yang akan ditampilkan di halaman hasil pencarian. Sisanya ? mubazir, karena akan dipotong.
  • META keywords : digunakan untuk menyebutkan sejumlah kata kunci yang berkaitan dengan website Anda. Setiap kata kunci yang disebutkan dipisah dengan tanda koma. Usahakan META keywords hanya mengandung kata yang memang tampil di halaman web (teks terbaca di browser). Sama seperti META description, salah anggapan juga terjadi pada META ini. Mengapa ? karena sekarang search engine sudah tidak mengindeks teks yang ada di META keywords. Anda tetap dapat menggunakannya dan akan sedikit membantu jika memakainya secara tepat. Batasi panjang maksimal teks keywords sekitar 800 karakter-an dan jangan ulang pencantuman sebuah kata yang sama hingga lebih dari tiga kali. Ya, sebab ini berkaitan dengan yang namanya keyword density, salah satu faktor perhitungan yang mempengaruhi ranking website di search engine. Perulangan kata pada META keyword dapat Anda ibaratkan over dosis, yang hanya akan meracuni ranking website Anda.
  • META robots : digunakan untuk menentukan apakah halaman web yang dipasangi META ini boleh diindeks oleh search engine, atau sebaliknya. META ini cukup membantu untuk menghindari munculnya halaman-halaman tertentu pada hasil pencarian search engine.
  • META lain (misalnya META author dan META copyright), tidak banyak membantu posisi website Anda di search engine. Penggunaannya optional sesuai kebutuhan, misalnya META author dan copyright dapat Anda prioritaskan jika ingin menyatakan secara eksplisit bahwa halaman web yang Anda sisipi adalah karya cipta Anda.

2. Bagian BODY Halaman Web

(berlanjut di posting berikutnya)




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: